See mongtuh.com in English with GOOGLE TRANSLATE

welcome to /] RUMOH MONGTUH [\ Mongtuh.Com & Mongtuh.Net
Waroeng Amateur Teknologi Kerepotan

Home arrow Artikel Umum arrow Hey Mengapa Tubuhmu Nyetrum ?
Hey Mengapa Tubuhmu Nyetrum ? PDF Print E-mail
 
Views 1341    

Sore itu ketika Shinichi Kudo membantu menata kursi-kursi untuk sebuah acara di rumah tetangga --- tiba-tiba tubuhnya tersentak. Terasa ada hentakan arus listrik saat tangannya menyentuh tiang besi penyangga tenda. Hentakan itu kembali terasa saat Shinichi mencoba menyentuh kembali tiang tersebut.

Image

“Wah tiangnya ada setrumnya” teriak Shinichi.
Seorang temannya kaget, kemudian mencoba menyentuh tiang tersebut.
“Nggak! nggak kerasa ada aliran listrik” katanya seraya tertawa.
Beberapa temannya yang lain ikut-ikutan menyentuh tiang-tiang besi tersebut, dan tidak ada yang merasakan aliran listrik. Tentu saja Shinichi penasaran.
Diulurkan tangannya untuk memegang tiang --- namun karena seorang temannya berada di dekat tiang---- tangan Shinichi terlebih dahulu menyentuh lengannya. “Brrttttt......” terasa sentakan listrik dari tubuh temannya. Shinichi terkejut. Rupanya aliran listrik dari tiang telah menjalar ke lengan temannya lalu menyengat tubuh Shinichi.
“Wah, kamu juga nyetrum” teriak Shinichi sambil melihat temannya yang balik memandang Shinichi dengan terheran-heran.
Untunglah beberapa saat kemudian datang putri pemilik rumah, dan mbak katering yang juga merasakan adanya aliran listrik di tiang-tiang tenda. Rupanya listrik tersebut berasal dari induksi lampu-lampu neon yang dipasang pada tenda. Akhirnya diputuskan untuk memeriksa kembali kelayakan body lampu-lampu yang baru saja dipasang.

^_^
Peristiwa sore itu menunjukkan pada Shinichi bahwa ambang batas tiap orang untuk dapat merasakan aliran listrik tidak sama. Segera saja Shinichi menganalogikan dengan hal-hal lain. Ambang batas dirinya untuk rasa pedas juga rendah. Hal itu menjelaskan mengapa dirinya megap-megap saat makan makanan yang benar-benar pedas. Juga menjelaskan mengapa sewaktu kecil Shinichi tak pernah mau minum jamu --- yang benar-benar terasa amat pahit dilidahnya.
Demikian juga dengan sejumlah sayur dan buah-buahan yang tidak disukainya karena baunya. Shinichi tidak suka durian dan nangka karena aromanya sangat keras. Bahkan bau pisang yang belum dimasak juga menghalangi seleranya. Hanya setelah pisang digoreng, dibakar atau direbus yang sanggup membuat lidahnya bergoyang. Barangkali jika dirunut lebih jauh, tingkat ambang batas tersebut adalah salah satu penyebab perbedaan sifat-sifat manusia (nailul)



http://mongtuh.blogspot.com/
http://www.mongtuh.com/
http://www.friendster.com/rumohmongtuh



| Rumoh MONGTUH - IT SOLUTION | mongtuh.com
Favoured (52)

Users' Comments ()

No comment posted



mXcomment 1.0.6 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >
      home         aboutus        contact