| Views |
919  |
|

| Komputer dewasa ini memiliki banyak sekali tugas bukan hanya untuk aplikasi kantoran, tetapi juga komputer telah berperan sangat besar sekali terhadap kehidupan manusia mulai dari pengambilan data, melakukan analisa, mengambil keputusan bahkan menjalankan fungsi - fungsi dari mesin baik dari secara otomatis maupun manual. Untuk itu bagi kita sebagai pemilik atau penanggung jawab project IT dibutuhkan beberapa parameter ukur yang dibutuhkan untuk melakukan pembuktian ataupun validasi terhadap sistem komputernya. Sistem Komputer (Computer System) sederhananya adalah programmable device yang menurut meaning para ahli jika dibuat kelompok besar terdiri dari : |
- Hardware dan Software untuk PC (Desktop/ Laptop), Komputer Server dan Human Machine Interface (HMI = panel digital pada mesin)
- Instrument dan Mikro Controller, biasanya memiliki firmware (ROM) seperti embedded system
- Standard Software Package seperti aplikasi office
- Configurable Software Packages, biasanya PLC based seperti LIMS, ERP, dll
- Costum Built Software, seperti program operasi mesin atau juga seperti program hasil generated dari Configurable Software
Pada prakteknya Computer System lebih dikenal didalam kelompok PC, PLC, DCS dan SCADA. Simak cara melakukan pengesahan/ validasi agar anda mendapatkan sistem komputer yang terbaik yang sesuai dengan yang anda butuhkan
Verifikasi Dokumen - Daftar komponen dan instrumen
- Daftar I/O (input/ Output) termasuk I/O lain mis: sensor jika komputer terhubung dengan mesin
- Daftar kebutuhan utiliti yang dibutuhkan oleh hardware, software dan sistem lain yang terhubung
- Alamat kontak, telepon, dll dari perusahaan penyuplai. Lebih baik lagi jika mengikat supplier dengan kontrak SLA (ServiceLevel Agreement) yang didalamnya mencakup batasan waktu kedatangan untuk keadaan darurat dan maintenance serta nama dan kontak teknisi (baiknya teknisi tidak lebih dari 2 orang PIC)
- Dokumen AsBuilt untuk ladder, elektrical dan wiring diagram, ini khusus untuk Computer System yang terhubung dengan mesin
- Dokumen prosedur pengoperasian, instalasi, backup/ restore, setup parameter, techinal dan trouble shooting
- Dokumen yang tidak kalah penting harus ada adalah prosedur maintenance (baca ulasan Agar Komputer Awet untuk rujukan)
Verifikasi Pemasangan - Verifikasi terhadap komponen, instrumen, peripheral dan media input - ouput yang terpasang sesuai dengan disain dan penawaran. Saat melaksanakan verifikasi ini sebaiknya lakukan tambahan pencatatan secara detil terhadap merk, model, tipe, dan nomor serial item.
- Verifikasi Ketersediaan kelengkapan lain seperti Backup Software, Backup Konfigurasi dan Driver
- Kelayakan terhadap pemasangan telah dilakukan dengan baik, misal kerapihan, tidak kendor atau kurang baut
- Lokasi pemasangan terjaga dari akses terhadap bahaya perusakan dan pencurian secara fisik
- Pastikan UPS atau backup power tersedia, minimal untuk menghidari crash sistem karena kehilangn power secara mendadak
- Sistem yang sempurna biasanya bersifat redundancy, yaitu memiliki replikasi dari sistem utama yang dapat hidup dengan cepat saat sistem utama mati
Verifikasi Operating System (OS) - Catat nama, tipe, versi dan serial number
- Ketersedian master OS dan cara instalasinya
- Nilai dan konfigurasi yang dibutuhkan untuk di setting pada OS
- Selain proteksi akses fisik, ketersediaan batasan akses logik seperti password juga dibutuhkan untuk memproteksi OS, dan ditambah fasilitas Firewall serta AntiVirus akan lebih baik lagi
- Sertifikat keaslian atau jika open source harus ada sertifikat GPL (General Public License)
Verifikasi Software Aplikasi dan Database
- Catat nama, tipe, versi, serial number
- Ketersedian master Software Aplikasi dan DataBase serta cara instalasinya
- Nilai dan konfigurasi yang dibutuhkan untuk setting
- Ketersediaan password proteksi
- Fasilitas untuk backup data, update dan prosedurnya
- Sertifikat keaslian atau jika open source harus ada sertifikat GPL (General Public License)
- Dokumen AsBuilt proses flow (Entity Relation Diagram) untuk struktur dan interkoneksi software aplikasi serta database
- Kemampuan penyimpanan perubahan data Log
Verifikasi Operasional terhadap PC/ Server
- Test terhadap tombol Power On / Off dan reset, baik secara hardware maupun software
- Setiap tombol pada keyboard dan mouse harus dapat menampilkan data dan fungsi yang sesuai
- Harddisk dapat berfungsi dengan baik untuk menyimpan dan menghapus
- UPS dapat bekerja tanpa listrik
- Tombol - tombol yang ada di monitor tombol dan percobaan terhadap setting resolusi
Verifikasi Operasional Software Aplikasi dan DataBase - Tes simpan (save) terhadap software Aplikasi dan Database
- Lakukan pengujian pengoperasian sesuai fungsi dari software, misal penjumlahan, pembacaan data, dll
- Pengaruh terhadap limit maupun range parameter
- Uji pengisian form
- Uji digit, numerik maupun alphabet
- Kesesuaian antara data yang di entry dan record di database
- Pengujian terhadap semua password, misal login dan batasan - batasan yg dibolehkan ataupun tidak untuk level password tersebut
- Hasil kebenaran data, dll yang dikirimkan melalui jaringan
- Pemeriksaan terhadap output laporan maupun printer, jika dimungkinkan selain diperiksa hasilnya juga dianalisa kebenaran hasil misal dengan untuk software akutansi lakukan perbandingan dengan penghitungan manual
- Aplikasi yang memiliki counter, periksa hasil counting misal hitungan maju atau penunjukan jam
- Fungsi dari setiap Alarm ditampilkan dengan benar dan cepat
- Untuk komputer pada mesin lakukan kalibrasi terhadap nilai - nilai penting yang ditampilkan, misal penunjukan suhu, kelembaban, dll
- Untuk komputer mesin juga lakukan tes operasi manual dan otomatis
- Tes backup dan restore
- Lakukan juga pemeriksaan tambahan terhadap suhu dan kelembaban didalam casing ataupun panel (untuk mesin) dan bandingkan dengan suhu diluarnya
Di Rangkum dari beberapa sumber : Cobit, ISO, FDA, COSO, GMP, IEC, ITIL, GAMP ___ Said Syahputra ___
|