See mongtuh.com in English with GOOGLE TRANSLATE

welcome to /] RUMOH MONGTUH [\ Mongtuh.Com & Mongtuh.Net
Waroeng Amateur Teknologi Kerepotan

Home arrow Artikel Umum arrow Web 2.0 Revolusi Baru Internet
Web 2.0 Revolusi Baru Internet PDF Print E-mail
 
Views 628    
Image

Dengan adanya teknologi web 2.0 dan perkembangannya,.... saya yakin dimasa yang akan datang pasti akan ada PBB juga Presiden bagi setiap web (website = negara virtual). Teknologi Web 2.0  yang  diadopsi oleh ribuan situs diiantaranya facebook, youtube, gmail, dll ini didalam perkembangannya sangat memungkinkan kelak akan menghasilkan sebuah sistem dimana sebuah website akan sangat mirip dengan sebuah negara virtual yang terdiri dari rumah - rumah virtual (website) dengan berbagai keragaman dari penghuninya.

Kalau anda pernah mendengar istilah Cloud Computing, teknologi ini juga hasil kemajuan dari penerapan web2.0. Cloud Computing itu ibarat sebuah Operating System (OS) = windows, linux = yang didalamnya terdapat berbagai aplikasi office, multimedia, dll, hanya saja OS kita ini berjalan diatas web browser. Saat ini Cloud Computing memang masih dalam era awal generasinya, jadi masih banyak kendala. Tapi ga ada salahnya kita mencoba terutama bagi pengguna NetBook yang notabene memiliki resource sangat standar.

Seperti apakah istilah Web 2.0 yang dicetuskan pada tahun 2003 oleh O'Reilly Media ini, simak liputan berikut


Istilah web 2.0 yang banyak di publish oleh pakar kebanyakan tidak mengacu pada teknologi yang dipergunakan disisi server layanan web, mereka mendefinisikan sebagai "Web 2.0 adalah sebuah revolusi bisnis di dalam industri komputer yang terjadi akibat pergerakan ke internet sebagai platform, dan suatu usaha untuk mengerti aturan-aturan agar sukses di platform tersebut. "

Namun jika kita simpulkan secara teknis pengertian Web 2.0 adalah "Teknologi yang dibangun di dalam server penyedia layanan web sehingga pengguna dapat menginstal aplikasi ataupun merubah layout / desain serta perlakuan lainnya kesebuah website tanpa batasan dari penyedia, sehingga setiap orang yang menggunakan web ini dapat mengembangkannya menurut keinginannya sendiri - sendiri, termasuk pengguna dapat membangun jaringannya sendiri". Sangat independen mirip model pengembangan open source.

Web 2.0 ini juga mengakibatkan pergeseran klasifikasi penggunaan web dari Taksonomi yang banyak membatasi pengguna hanya pada kategori standar yang telah ditentukan saja ke klasifikasi penggunaan web secara Folksonomi yaitu kolaborasi online antar pengguna sehingga menyebabkan perkembangan web secara natural.

Pertengahan tahun 1990an banyak warnet menggunakan diskless workstation yaitu komputer client yang tidak berharddisk (atau istilah lainnya thinclient/ office station), dimana booting aplikasi hingga penyimpanan data semuanya didalam server. Konsep inilah yang dipakai Cloud Computing, hanya lebih luas lagi tidak menggunakan jaringan lokal (intranet) tetapi jaringan publik (internet) melalui media web browser. Sehingga dengan web browser kita bisa menjalankan word prosesor, spreadsheet, hingga program analisis data yg kompleks.

Sistem ini menggeser beban kerja (workload) yang signifikan, tidak lagi dikomputer lokal melainkan gantinya jaringan komputer dan internet yang menanggung sebagian besar beban. Kebutuhan hardware dan software disisi client menurun (kabar baik untuk penggemar netbook...)

Disamping situs jejaring sosial seperti Facebook, Flickr, dll yang menggunakan Web 2.0 contoh mudah lainnya pemahaman dari web 2.0 dapat kita gambarkan sebagai berikut :

Konvensional = Web 2.0       
 Windows, Linux = eyeOS, gOS Cloud
 Microsoft Office, Open Office = GoogleDocs
 Windows Media Player, Movie Player = Youtube
 Adobe PhotoShop, Gimp = pixlr
 Microsoft Outlook, Evolution Mail = Gmail atau Ymail

Cloud Computing terbagi dua kelompok yaitu front-end disisi client dan diagram jaringan internet sebagai back-end atau awannya yang keduanya terhubungan melalui jaringan internet. Beberapa sistem membutuhkan aplikasi sendiri (proprietary) yg harus diinstal disisi client dan biasanya setiap aplikasi memiliki dedicated server
Hal ini dimungkinkan terjadi karena didukung teknologi kemajuan infrastruktur internet yang telah mampu melewatkan data - data dalam ukuran yang sangat besar, kemudian yang tak kalah pentingnya karena adanya kemajuan dari web yang kita sebut sebagai web 2.0

Web 2.0 sebuah platform dimana data adalah sebagai pengendali utama yang menggabungkan isi dan layanan , juga berciri mudah untuk digunakan dan diadopsi oleh siapapun. Dengan web 2.0 ini cross platform bukan masalah lagi, batasan yang terjadi selama ini antara beberapa OS seperti  Linux, Windows, MacOS akan tidak terlihat lagi, siapapun... dimanapun... file apapun... akan bertemu ditempat yang sama. Didalam bahasa yang sama yaitu HTML...



Sumber : Info Linux, Google, Wikipedia, PCplus, Komputek, PCmedia, dll  ___ Said Syahputra ___

Favoured (30)

Users' Comments ()

No comment posted



mXcomment 1.0.6 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >
      home         aboutus        contact