| Views |
571  |
|

| Ada tiga ekor bayi burung yang baru lahir sedang berada disarangnya, satu ekor dari mereka memutuskan untuk pergi. Pertanyaannya berapa ekor yang tinggal disarang??? ..................... Jawabnya tiga ekor, karena memutuskan artinya hanya berniat tetapi belum melakukan. Apa yang terjadi jika si bayi burung ini benar - benar mencoba terbang. Ga ada yang tau??? ........................... Bisa jadi langsung jatuh, atau berkepak - kepak kepayahan tiga kali dan langsung kembali ke sarangnya. Atau mungkin saja percobaan pertama dan keduanya berhasil tapi yang ketiga karena semangatnya malah jatuh. Tapi kodratnya hampir semua burung bisa terbang, hanya perlu proses belajar dan berani melakukan tidak hanya sekedar berniat atau memutuskan saja. Sama dengan kehidupan kita !!! Apanya yang sama ??? |
Jika kita ambil contoh satu misalnya dalam berbisnis, hampir semua kita maupun kawan kita, saya juga, yang sehari-2 seorang karyawan pasti ingin sekali memiliki bisnis sampingan ataupun seriusan. Tapi dari sekian banyak yang memutuskan berapa banyak yang berani mencoba. Kenapa takut mencoba??? Alasannya sama dengan burung-2 diatas tadi, yaitu takut jatuh.... Kodrat manusia bisa melakukan bisnis, bisnis yaitu melakukan sesuatu aktivitas untuk mendatangkan keuntungan. Jatuh bukan hanya bisa dialami bagi setiap orang yang berbisnis, setiap profesi pasti juga pernah mengalami kesulitan. Jadi setiap manusia yang hidup juga beresiko untuk jatuh. Karena jatuh bagian dari proses yang memang harus kita lewati saat menuju satu tujuan. Jangan memutuskan berbalik terlalu cepat..... jika ingin mengambil keputusan untuk pindah jalur, lakukan dengan hitungan yang tepat. Ilustrasinya begini,..... Seseorang saat menuju pulang kerumah berhadapan dengan jalanan macet, tepatnya diperjalanan menuju pintu tol. Entah apa penyebab macet didepan sana............... Ada beberapa kendaraan yang berbalik arah memilih jalur yang sangat bertolak belakang, menggunakan jalanan biasa............ Tapi seseorang ini tetap sabar mengikuti macet, dia berharap mungkin saja ada jalanan kecil untuk memotong menuju pintu tol. Menurut dia, dia gak pernah tau bisa jadi dijalanan yang berbalik arah tadi mungkin saja ada pohon yang tumbang sehingga jalanan harus ditutup, atau ada kemungkinan macet juga !!! Pesan cerita diatas, walau kaki-2 kita ditarik-2 dan ditahan orang dari belakang, asal kita masih bisa merangkak maju, lakukan saja. Lakukan saja pergerakan selangkah demi selangkah untuk tujuan kita. Kita pasti sampai hanya meleset perhitungan waktu saja kok..... Saat ditanya rasanya menjadi orang sukses, seorang pengusaha berkata begini, : " Kamu jangan tanya bagaimana saya sekarang, tanyakan bagaimana saya bisa sampai disini beserta proses-2 pahit yang pernah saya alami " Tulisan ini dari berbagai sumber obrolan dan buku yang pernah dibaca, untuk menasehati dan memaki-maki diri sendiri agar bisa tegar dalam beberapa cobaan yang terjadi belakangan ini ___ Said Syahputra ___
|